Matari Welcome

Selamat Datang di Matari sehati Yogyakarta

Rokok dan Kesehatan Remaja

22.05 Posted In , Edit This 0 Comments »

Oleh: Laurensia Angela (reporter wikimu.com)

Bagi para pecandunya rokok memang menjadi teman di kala senang dan sedih. Ini disebabkan karena secara kimiawi kandungan nikotin di dalam rokok bersifat psiko-stimulan ringan terhadap syaraf-syaraf, sehingga dianggap dapat mengendorkan syaraf-syaraf yang tegang dan membuat orang merasa rileks dan nyaman. Segudang kegiatan remaja pra globalisasi mewajibkan para remaja untuk memiliki stamina serta daya tahan tubuh yang kuat. Di sela-sela kegiatan yang padat ini, tentunya para remaja merasa jenuh dan lelah. Tingkat emosional remaja yang masih tinggi serta labil, mengajak mereka untuk mencari sesuatu yang baru. Sesuatu yang dapat membuat mereka lepas dari stres dan membawa kenikmatan.

Akhirnya mereka mudah dipengaruhi oleh para pecandu rokok. Para remaja pun mulai mencoba menghisap rokok, sebatang dua batang, dan akhirnya perasaan subjektif bahwa rokok dapat membantu berkonsentrasi untuk melakukan suatu pekerjaan membuat mereka menjadi pecandu rokok. Sebatang rokok yang di isap menyebabkan tekanan darah naik serta denyut jantung menjadi lebih cepat. Akibatnya pekerjaan jantung menjadi bertambah berat. Nikotin dapat menggumpalkan darah sehingga memperlambat aliran darah dalam pembuluh darah. CO menyebabkan jaringan kekurangan O2 sehingga ujung-ujung jaringan pada dinding pembuluh darah akan mengeras dan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Sedangkan tar dapat menyebabkan penyakit kanker paru (karsinogen). Pasangan yang merokok juga terancam terkena resiko kemandulan.

Menurut penelitian di RS Universitas Pennsylvania Philadelphia (AS), zat-zat yang terkandung didalam rokok dapat menyebabkan rusaknya reseptor penciuman, yaitu olfactory receptor pada hidung. Banyak remaja yang berpikir bahwa menghisap rokok putih aman dan tidak merusak tubuh, namun hingga sekarang tidak satu pun penelitian yang membuktikan bahwa resiko kanker paru menjadi lebih rendah. Rokok membuat remaja kehilangan masa-masa mereka yang indah. Masa-masa dimana mereka memiliki energy, stamina serta daya tahan tubuh yang kuat untuk belajar melalui segala macam aktivitas yang akan mempersiapkan mereka untuk mengarungi samudra kehidupan mereka kelak. Namun rokok telah merenggut waktu mereka. Waktu untuk belajar dan mengenal dunia ini dari segala sisi. Bukanlah suatu yang mustahil untuk mematikan dan membuang jauh-jauh batang bernyala itu.

Dan tidak ada alasan untuk tidak berhenti merokok karena menurut penelitian di AS, dalam waktu 20 menit setelah hisapan rokok terakhir, terjadi penurunan tekanan darah dan detak jantung ke kondisi normal, 8 jam berikutnya akan terjadi penurunan kadar CO pada darah dan kadar oksigen dalam darah menjadi normal, dan 24 jam setelah hisapan rokok terakhir akan terjadi penurunan resiko serangan jantung. Tiga bulan setelah hisapan terakhir, fungsi paru-paru akan meningkat dan sirkulasi darah akan membaik. Satu tahun setelahnya, resiko penyakit jantung koroner berkurang sebesar 50 persen dibandingkan perokok. Bahkan lima tahun kemudian, resiko stroke akan sama dengan orang yang tidak merokok. Dan mereka yang berhasil berhenti merokok hingga 15 tahun, memiliki resiko terkena penyakit jantung sama dengan orang yang belum pernah merokok sebelumnya. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak berhenti merokok apalagi mulai mencoba menyalakan batang itu.

BENARKAH HUBUNGAN SEKS USIA MUDA BERESIKO TERJADINYA KANKER?

11.21 Posted In , Edit This 0 Comments »

Hubungan seksual pada usia di bawah 17 tahun merangsang tumbuhnya sel kanker pada alat kandungan perempuan, karena pada rentang usia 12 hingga 17 tahun, perubahan sel dalam mulut rahim sedang aktif sekali. Demikian diungkapkan seorang ahli kebidanan. "Saat sel sedang membelah secara aktif idealnya tidak terjadi kontaks atau rangsangan apa pun dari luar, termasuk masuknya benda asing dalam tubuh perempuan," kata dr Teti Ernawati dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta.


Menurutnya, adanya benda asing, termasuk alat kelamin laki-laki dan sel sperma, akan mengakibatkan perkembangan sel ke arah abnormal. Apalagi kalau sampai terjadi luka yang mengakibatkan infeksi dalam rahim. Sel abnormal dalam mulut rahim itu dapat mengakibatkan kanker mulut rahim. Kanker mulut rahim menyerang alat reproduksi perempuan, berawal dari mulut rahim dan berisiko menyebar ke vagina hingga keluar di permukaan, katanya. Selain itu, kanker jenis ini juga berisiko menyebar ke organ lain di dalam tubuh, misalnya uterus, ovarium, tuba fallopi, ginjal, paru-paru, lever, tulang hingga otak, katanya. "Jika telah mencapai stadium lanjut dan menyebar ke organ tubuh lain, maka kanker ini dapat mengakibatkan kematian," ujarnya.

"Penderita stadium lanjut umumnya harus mengangkat organ alat kandungan dan kemungkinan mempunyai anak menjadi tidak mungkin," katanya. Di dunia, terdapat sekitar 100 jenis strain virus penyebab kanker mulut rahim, yaitu virus HPV (Human Papilloma Virus). Dan strain terganas adalah tipe 16 dan 18. Gejala yang sering muncul pada penderita biasanya timbulnya keputihan yang berbau dan berulang-ulang serta terjadi pendarahan di bagian kemaluan saat tidak sedang haid. Karena itu, Teti menganjurkan bagi perempuan untuk menikah setelah berusia 17 tahun lebih dan menerapkan perilaku seksual yang sehat. "Hindari seks bebas dan gonta-ganti pasangan," katanya. Selain itu, perlu dilakukan deteksi dini untuk mencegah terjadinya kanker serviks stadium lanjut, salah satunya dengan melakukan tes pap (pap smear).


Sumber: situs.kesrepro.info

Ingin konseling gratis tentang masalah-masalah yang dihadapi seperti coming out, pacaran, atau masalah seksualitas dan orintasi seksual dapat menghubungi Devisi Konseling Matari Sehati di nomor: 0819-3119-1780(no SMS). Atau kirim email anda dengan subject: “Konseling” yang disertai data diri ke matarisehati@gmail.com

Atau ingin konsultasi tentang penanganan masalah aborsi dapat menghubungi ke SAMSARA ABORTUS RECOVERY di nomor: 085-629-695-00 (no SMS)


PENTING NGGAK SIH MERAWAT ORGAN KEWANITAAN?

23.07 Posted In , Edit This 0 Comments »

Berada di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama pada organ seksual dan reproduksi yang tertutup dan berlipat. Akibatnya bakteri mudah berkembang biak dan eksosistem di vagina terganggu sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah kita perlu menjaga keseimbangan ekosistem vagina. Ekosistem vagina adalah lingkaran kehidupan yang ada di vagina. Ekosistem ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik).


Jika keseimbangan ini terganggu, maka bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi. Sebenarnya di dalam vagina terdapat bakteri, 95 persennya adalah bakteri yang baik sedang sisanya bakteri pathogen. Agar ekosistem seimbang, dibutuhkan tingkat keasaman (pH balance) pada kisaran 3,8 - 4,2. Dengan tingkat keasaman tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen mati. Banyak faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem vagina, antara lain kontrasepsi oral, diabetes melitus, pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam vagina dan gangguan hormon (pubertas, menopause atau kehamilan).

Dalam keadaan normal vagina memiliki bau yang khas. Tetapi, bila terjadi infeksi atau keputihan yang tidak wajar dapat menimbulkan bau yang mengganggu. Jika infeksi yang terjadi di vagina ini dibiarkan, bisa masuk sampai ke dalam rahim. Dalam menjaga kebersihan dan mematikan bakteri jahat di dalam vagina memang tersedia produk pembersih daerah intim wanita. Dari sekian banyak merek yang beredar rata-rata memiliki tiga bahan dasar. Pertama, yang berasal dari ekstrak daun sirih yang sangat efektif sebagai antiseptik, membasmi jamur Candida Albicans dan mengurangi sekresi cairan pada vagina. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Amir Syarif dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, penggunaan daun sirih pada pengobatan keputihan, 90,0 persen pasien dinyatakan sembuh. Sayangnya, jika pembersih berbahan daun sirih ini digunakan dalam waktu lama, semua bakteri di vagina ikut mati, termasuk bakteri laktobasilus. Sehingga keseimbangan eksosistem menjadi terganggu.

Kedua, produk-produk pembersih kewanitaan yang mengandung bahan Povidone lodine. Bahan ini merupakan anti infeksi untuk terapi jamur dan berbagai bakteri. Efek samping produk yang mengandung bahan ini adalah dermatitis kontak sampai reaksi alergi yang berat. Ketiga, produk yang merupakan kombinasi laktoserum dan asam laktat. Laktoserum ini berasal dari hasil fermentasi susu sapi dan mengandung senyawa laktat, laktose serta nutrisi yang diperlukan untuk ekosistem vagina. Sedangkan asam laktat berfungsi untuk menjaga tingkat pH di vagina. "Sebanyak 70 persen pasien yang datang berobat, keluhannya hanya seputar keputihan. Setelah pasien dirawat dengan pemberian larutan asam laktat dan laktoserum dua kali sehari selama dua minggu, tingkat kesembuhannya mencapai 80 persen, hanya 5,4 persen yang mengalami efek samping berupa ruam kulit." Jelas dr. Junita Indarti, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari RSCM.


Kombinasi asam laktat dan laktoserum sebagai pembersih organ kewanitaan bersifat alami karena tidak membunuh bakteri laktobasilus melainkan meningkatkan pertumbuhannya. Salah satu produk yang pembersih wanita yang mengandung bahan ini adalah Lactacyd, yang saat ini sudah dapat dibeli di outlet-outlet toko obat. Sebelum memutuskan memilih suatu produk, menurut Junita ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain apa saja keluhan yang dirasakan saat ini dan sebisa mungkin memilih produk yang isinya mengandung zat-zat yang baik. "Untuk pemakaian jangka panjang sebaiknya memilih produk yang bisa memelihara ekosistem alami vagina. Produk yang mengandung pembunuh bakteri sebaiknya hanya digunakan untuk jangka pendek atau ketika ada masalah saja," tambah Junita. Kebisaan menjaga kebersihan, termasuk kebersihan organ-organ seksual atau reproduksi, merupakan awal dari usaha menjaga kesehatan kita. Jika ekosistem vagina terjaga seimbang, otomatis kita akan merasa lebih bersih dan segar dan tentu saja lebih nyaman melakukan aktivitas sehari-hari.

Sumber: Kompas Cyber Media

Ingin konseling gratis tentang masalah-masalah yang dihadapi seperti coming out, pacaran, atau masalah seksualitas dan orintasi seksual dapat menghubungi Devisi Konseling Matari Sehati di nomor: 0819-3119-1780(no SMS). Atau kirim email anda dengan subject: Konseling yang disertai data diri ke matarisehati@gmail.com

Infeksi Menular Seksual

19.40 Posted In , , , Edit This 0 Comments »
Apa itu Infeksi Menular Seksual (IMS)?

IMS adalah infeksi yang sebagian besar menular lewat hubungan seksual dengan pasangan yang sudah tertular. Hubungan seks ini termasuk hubungan seks lewat liang senggama, oral seks atau anal seks. IMS juga disebut penyakit kelamin atau penyakit kotor. Namun itu hanya menunjuk pada penyakit yang ada di kelamin. Istilah Infeksi Menular Seksual lebih luas maknanya, karena menunjuk pada cara penularannya. Tanda-tandanya tidak selalu ada di alat kelamin. Tanda-tandanya juga ada di alat penglihatan, mulut, saluran pencernaan, hati,otak dan bagian tubuh lainnya. Contohnya HIV/AIDS dan Hepatitis B yang menular lewat hubungan seks, tetapi penyakitnya tidak bisa dilihat dari alat kelaminnya. Artinya, alat kelaminnya masih tampak sehat meskipun orangnya membawa bibit penyakit-penyakit ini.

Mengapa Saya Harus Tahu tentang IMS?

Kalau kita sudah pernah berhubungan seksual, maka kita dapat terkena IMS, walaupun mungkin kita cuma pernah berhubungan seksual satu kali saja.


Apa Bahaya IMS?

  • IMS membuat kita sakit-sakitan
  • IMS membuat kita mandul
  • IMS dapat merusak penglihatan, otak dan hati.
  • IMS dapat ditularkan pada bayi
  • IMS mempermudah kita tertular HIV/AIDS
  • IMS tertentu seperti HIV dan Hepatitis B dapat mengakibatkan kematian.

Apa Saja Jenis-jenis IMS itu?

IMS ada banyak sekali jenisnya. Beberapa diantaranya yang paling penting adalah :

  • GO ( Kencing Nanah)
  • Klamidia
  • Herpes
  • Sifilis (Raja singa)
  • Jengger Ayam
  • Hepatitis
  • HIV/AIDS

Apa Semua IMS dapat Disembuhkan?

Tidak semua IMS bisa diobati. HIV/AIDS, Herpes, Jenger Ayam dan Hepatitis termasuk jenis-jenis IMS yang tidak bisa disembuhkan. HIV/AIDS termasuk paling berbahaya. HIV/AIDS tidak bisa disembuhkan dan merusak kekebalan tubuh manusia untuk melawan penyakit apapun. Akibatnya, orang menjadi sakit-sakitan dan banyak yang meninggal karenanya. Sementara Herpes, sering kambuh dan sangat nyeri kalau kambuh. Pada Herpes, yang diobati cuma gejala luarnya saja, tetapi bibit penyakitnya akan tetap hidup di dalam tubuh selamanya. Catat ! Hepatitis juga tidak bisa disembuhkan. Walau begitu, ada jenis Hepatitis tertentu yang bisa dicegah dengan imunisasi.


Apa yang Harus Dilakukan Jika Kita Terkena IMS?

Kalau terkena IMS atau curiga terkena IMS :

  • Cepat ke dokter ! IMS harus diobati, tetapi jangan mengobati sendiri. Dokter saja perlu melakukan tes untuk memastikan IMS yang diderita pasiennya. Obat IMS juga berbeda-beda tergantung jenis IMS-nya. Cuma dokter yang tahu obat paling tepat untuk IMS yang diderita. Pergilah ke dokter, klinik, puskesmas atau rumah sakit. ikuti saran dokter atau petugas kesehatan dan habiskan semua obatnya meski sakit dan gejalanya sudah hilang. Ajak atau anjurkan semua pasangan seks yang Anda ketahui untuk juga berobat.
  • Jangan melakukan hubungan seks selama dalam pengobatan IMS.
  • Beberapa IMS meskipun diobati, tidak bisa disembuhkan dan sifatnya kumat-kumatan. Herpes misalnya, akan kumat pada waktu-waktu tertentu.
  • Tes IMS tidak selalu dilakukan kecuali kalau perlu. Biasanya dokter memeriksa berdasarkan tanda-tanda atau gejala-gejala yang kita rasakan. Jawablah semua pertanyaan dokter dengan jujur supaya ia dapat memberikan obat yang tepat.

Sumber: Divisi Media, PKBI-DIY

Ingin konseling gratis tentang masalah-masalah yang dihadapi seperti coming out, pacaran, atau masalah seksualitas dan orintasi seksual dapat menghubungi Devisi Konseling Matari Sehati di nomor: 0819-3119-1780(no SMS). Atau kirim email anda dengan subject: Konseling yang disertai data diri ke matarisehati@gmail.com


Matari Facebook

Profil Facebook Matari Sehati Yogyakarta

Matari Search

Custom Search